Identifikasi Bahaya Dan Penilaian Resiko Di Tempat Kerja, Hazard Identification And Risk Assesment

Bagi perusahaan yang sudah menerapkan management K3 (Keselamatan Dan Kesehatan Kerja ) atau yang sudah menerapkan System Management OHSAS 18001 pasti sudah melakukan proses identifikasi bahaya dan penilaian resiko atau hazard identification Aad risk assesment disetiap proses diperusahaannya. Namun selain yang sudah menerapkan system diatas apakah tidak bisa mengidentifikasi bahaya dan resiko disetiap prosesnya ? Tergantung dari perusahaan itu sendiri, mau nggak menerapkan nya. Namun alangkah baiknya jika perusahaan tersebut sejak dini telah mengidentifikasi bahaya dan resiko disetiap prosesnya. Karena bukan tidak mungkin hal ini akan menjadi seperti gunung es yang tidak kelihatan dari permukaannya tapi sebenarnya begitu besarnya bila dilihat dari dalam permukaan. Bisa jadi mengakibatkan loss yang sangat besar dampaknya bagi perusahaan. Bayangkan saja seandainya jika sewaktu-waktu ada kecelakaan yang berakibat fatal terhadap karyawannya bahkan propertynya, misalkan terjadi kebakaran yang diakibatkan oleh kecerobohan orang yang terlibat proses didalamnya. Tentu hal ini akan mengakibatkan loss yang berakibat fatal bagi perusahaan. Maka dari itu agar segala bahaya dan resiko yang timbul bisa dideteksi dan dicegah sedini mungkin, maka dilakukan identifikasi bahaya dan memberikan penilaian resiko sehingga dapat diketahui prioritas proses mana yang harus dikontrol dan dibuat standarisasi prosesnya agar bahaya yang timbul bisa diantisipasi sehingga resikonya bisa ditenkan sekecil mungkin.

Bookmark and Share

Advertisements

Ketentuan Pemakaian Sepatu Safety atau Safety Shoes Di Perusahaan

Ketentuan penggunaan sepatu safety di tiap-tiap perusahaan berbeda, tergantung dari perusahaan tersebut dalam penerapan System Keselamatan Dan Kesehatan Kerja atau Occupational health and safety (OHSAS 18001) diperusahaannya. Karena semuanya itu tergantung dari Hazard Identification & Risk Assesment yang dilakukan oleh team yang ditunjuk oleh perusahaan untuk menangani masalah System Keselamatan Dan Kesehatan Kerja atau Occupational health and safety (OHSAS 18001) diperusahaan tersebut. Karena dengan melakukan HIRA ( Hazard Identification & Risk Assesment) tersebut, akan diketahui area mana saja dan dalam aktifitas apa saja akan diketahui kebutuhan dari pada Alat Pelindung Diri (APD) atau Personal Protective Equipment (PPE) untuk mengurangi resiko dari bahaya yang timbul.

share

Kecelakaan Dalam Kerja,Akibat Kecelakaan, Kecelakaan Kerja, Keselamatan Kerja Dan Kesehatan Kerja Tenaga Kerja Di Tempat Kerja, Safety Accident, Safety Workplace

Banyak hal yang membuat terjadinya kecelakaan kerja di tempat kerja, hal itu Karena kurangnya kesadaran dan pemahaman arti pentingnya keselamatan ditempat kerja. Kadang mengabaikan bahaya sekecil apapun yang timbul akibat kerja jadi melakukan pekerjaan dengan sembrono dan tidak menggunakan peralatan safety atau alat pelindung diri atau Personal Protective Equipment yang memadai. Seperti gambar berikut ini adalah beberapa contoh kecelakaan kerja dan kurangnya kesadaran dan pemahaman arti pentingnya keselamatan ditempat kerja.

share